Tips Dalam Bisnis Gerobak

Tips Jitu Dalam Usaha Bisni Gerobak

Hal yang harus coba nada pelajari binis gerobak Ini merupakan konsep sederhana yang bisa anda terapkan dan bisa sangat menguntungkan. Jika anda ingin menjual produk makanan atau lainnya sebagai pedagang dengan menggunakan gerobak maka anda dapat mencari pelanggan,berikut beberapa tips jitu bisnis gerobak yang sangat menjajikan

tips-jitu-dalam-usaha-bisni-gerobak

1. Desain Nama Dan Gerobak   
Desain nama dan gerobak memang terdengar sepele, tetapi ini menjadi factor daya tarik tersendiri di denak konsumen. Hal inilah yang di oleh kebanyakan orang sering sangat dilupakan, padalah gerobak yang unik dan pemberian nama yang menarik dapat menjadi daya tarik utama pembeli memang, urusan nama bahkan cat sebuah gerobak akan member nilai apa-apa bagi kualitas produk, asalkan kualitasnya bagus serta harganya terjangkau pasti akan laku. Itu memang tidak salah, tetapi siapa yang mau tertarik untuk membeli jika nama dan gerobaknya saja membuat dan menamainya asal-asalan? Kalaupun ada yang membeli, mungkin yang sudah biasa membeli saja. Lalu, bagaimana dengan konsumen baru yang lalu-lalang di jalan raya?

Langkah ini memang tidak bisa mempengaruhi banyak, tetapi dapat menarik minat konsumen baru. Selain itu, dengan desain nama yang bagus dan desain gerobak yang menarik juga dapat memberikan kesan lain. Misalnya, pemilihan nama yang menarik dan bagus dapat menambah kesan profisional. Sedangkan, jika desain gerobaknya juga bagus dan menarik, maka dapat memberikan kesan produknya bersih dan terjamin kesehatannya.

Ingat bahwa bisnis itu bukan untuk satu bulan saja dua bualan. Jika kemasan nama dan gerorobak bagus, maka member kesan profisional dan mutunya juga di perhatikan. Inovasi ini penting untuk dapat memberikan daya tarik kepada konsumen secara lebih lama, dan tentunya usaha kita dapat berkembang sedemikian rupa, bukan asal-asalan, sehingga hanya mampu bertahan satu atau dua bulan saja.

2. Pembeli Harus Menjadi Pelanggan
Ini merupakan konsep sederhana yang bisa anda terapkan dan bisa sangat menguntungkan. Jika anda ingin menjual produk makanan atau lainnya sebagai pedagang dengan menggunakan gerobak maka anda dapat mencari pelanggan, bukan pembeli.

Apa bedanya? Pembeli biasanya orang tersebut hanya membeli dalam rangka kebutuhan saja, sehingga selesai membeli bisa jadi orang tersebut tidak akan pernah membeli kepada anda lagi. Meskipun anda sering lalu-lalang di sekitar kediamannya si pembeli tadi. Namun jika ia telah menjadi pelanggan maka ia bukan hanya sebagai pembeli, tetapi konsumen tetap. Jadi, konsumen ini senantiasa menunggu anda, mencari anda bahkan sampai tidak mau makan jika bukan dari anda. Itulah pelanggan tetap anda, yakni orang yang sudah terdaftar menjadi konsumen tetap.

Oleh sebab itu, perinsip kreativ bisnis awalnya adalah pembeli harus kemudian menjadi pelanggan anda. Biasanya, pembeli akan membeli kepada anda lagi jika beberapa kelebihan yang di sarankan. Apakah itu kesan jenis makannya, kualitas rasanya, dan harganya, maka jika anda penjual memiliki semua kriteria tersebut maka berbahagialah karena hamper dapat di pastikan pembelinya banyak. Bahkan sudah jadi pelanggan tetap. Cara inilah yang harus di tempuh untuk menggubah pembeli menjadi pelanggan. Saya kira, anda juga pernah membeli makanan tertentu yang rasanya nikmat, harganya murah dan kuantitas makannya lebih jika disbanding dengan yang lainya, maka anda kan merasa senang. Saya yakin besok-besok lagi anda selalu ingat dan ingin membeli di sana lagi.

Konsep berdagang seperti ini harus anda kembangkan, karena akan jauh lebih menguntungkan. Misalnya anda di suruh memilih mana yang lebih baik berdagang keliling 100 porsi/ hari untuk satu gerobak dengan radius penjualan mencakup satu kelurahan, dengan satu gerobak hanya satu RW? Pasti akan memilih porsi kedua, yaitu dengan satu gerobak untuk satu RW. Hal ini terjadi karena menerapkan prinsip pembeli harus menjadi pelanggan. Jadi, kita memberikan peluang-peluang bagi calin pembeli baru untuk menjadi pelanggan,

3. Keadilan Dan Kecepatan Pelayanan
Mengapa harus menerapkan prinsip keadilan dan kecepatan dalam pelayanan? Masalahnya cukup sederhana, mengenai keadilan misalnya, anda harus mendahulukan pembeli sesui dengan nomor antreannya. Jangan mentang-mentang ada kenalan yang lebih dekat maka di dahulukan sehingga orang sekitarnya sudah mendapat pelayanan malah di layani terakhir.

Jika anda menerapkan ini, maka yang berjadi boomerang tersendiri,karena pelanggan yang sudah antre menunggulayanan menjadi merasa tidak dilayani secara adil. Padahal mereka barang kali sangat butuh, sudah menunggu lama, dan sudah tidak sabar lagi untuk makan makanan yang sudah anda jual. Pastinya, pembeli kecewa karena pelayanan nya tidak adil hanya lantaran ada teman akrab minta di dahulukan. Otomatis, ia tidak akan membeli kepada anda lagi. Hal ini meskipun sepele, sangat penting untuk di ketahui.

Sedangkan kecepatan pelayanan juga demikian. Hal yang harus coba nada pelajari adalah kecepatan dalam menyajikan masakan. Apa jadinya jika hanya untuk mendapatkan satu porsi makanan seorang pembeli harus menunggu 15 menit? Maka konsumen merasa waku nya terbuang sia-sia. Ingat menunggu merupakan salah satu pekerjaan yang sangat membosankan. Anda harus pahami hal itu, apalagi jika anda berjualan makanan. Orang yang akan membeli makanan tentunya orang yang lapar san sangat lapar. Nah, jika kondisi perutnya sudah sangat lapar sementara ia harus menunggu lama maka bekitu tersiksanya ia. Bisa jadi hari berikutnya ia berpaling dan memilih penjual lain yang lebih cepat.

Maka, untuk dapat memberikan kecepatan pelayanan kepada konsumen, berlatihlah terus menerus dan temukan konsep-konsep pelayanan cepat saji dari masakan anda. Misalnya, dengan memberikan pelayanan minuman terlebih dahulu, tempat tunggu yang nyaman dan lainnya.

4. Keramahan Pelayanan
Apakah pedagang menggunakan gerobak perlu keramahan? Tentusaja sangat perlu. Berdagang apa pun juga perlu sikap yang ramah dalam pelayanan. Ramah dapat menjadi daya tarik sendiri untuk konsumen, artinya ketidakramahan dapat menjadi titik tolak yang dapat menjadi titik  tolak yang menjadi daya tarik seolah-olah tidak terlihat. Penjual yang ramah tentu akan membuat pembeli merasa nyaman, diperhatikan, dan tentunya menikmati makanan dengan tentram. Berbeda dengan penjual berwajah seram dan terpasang wajah tidak bersahabat, apalagi jika saat memesan makanan dijawab dengan ketus.

Hal ini karena pembeli adalah raja yang harus di layani dengan baik. Sebab, imbalanya uang, jadi anda tidak hanya memberikan jenis makanan yang telah di pesan, tetapi juga pelayanan dan keramahannya. Ini juga berarti bahwa, anda tidak hanya menginginkan imbalan uang tetapi juga kesan yang baik kepada pembeli. Begitu juga pembeli, ia tidak hanya membeli makanan tetapi juga pelayanan dan keramahan anda.

Member pelayanan yang ramah memang tidak mudah untuk semua orang bisa, apalagi baru pertama kali berjualan. Anda bisa saja merasa kesal disuruh kesana kemari, dipanggil kesana kesini, bahkan memarahi pembeli jika tidak cepat-cepat dilayani. Namun, itulah kerja anda. Anda harus menyadari posisi dan pekerjaan yang sedang di kerjakan. Oleh sebab itu, anda dapat melatih keramahan dalam pelayanan secara perlahan-lahan dan sabar.

bisnis-grobak-peluang-bisnis-jitu

Itulah tujuan hal pentingyang harus anda ketahui sebelum memuali peluang bisnis dengan menggunakan gerobak. Meskipun hanya penjual jasa jahit sekalipun, jika sikap dan pemahaman anda sejalan dengan ketujuh poin tersebut, maka anda tidak susah mencari konsumen. Ingatlah, pembisnis yang besar adalah mereka yang senantiasa berpikir cara mengembangkan usahanya sehingga menjadi besar. Meskipun ia hanyalah sebagai seorang pedangang kaki lima sekalipun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *